Cabang Olahraga (Cabor) Pickleball termasuk salah satu jenis olahraga baru yang dipertandingkan di arena pekan olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar ke-XVI. Meski baru, atlet Pickleball dari Kota Payakumbuh, optimis bakal merebut medali.
"Kita optimis bisa menyumbangkan Satu medali emas, Satu Perak, dan Satu Perunggu. Dan kita hanya ikut Tiga nomor perlombaan dari Tujuh nomor perlombaan yang ada," ungkap Ketua Cabor Pickleball, Kota Payakumbuh, Safrianis S.Pd, disela-sela pembukaan di arena GOR Barmawi, Kota Bukittinggi, Senin (5/10) siang.
Tiga nomor perlombaan yang diikuti kota Payakumbuh, tunggal putra, ganda putra dan putra beregu. Untuk nomor beregu putra pelatih Pickleball Kota Payakumbuh, Askari Syahadat, menurunkan M.Ariq Saputra, Diovano Arisdo Firdi, Faiz Akbar dan M.Raziq Ghiffari. Sedangkan nomor tunggal putra diturunkan M.Ariq Saputra dan Faiz Akbar, dan nomor Ganda Putra diikuti Diovano Arisdo dan M.Raziq Ghiffari.
"Untuk olahraga Pickleball ini tidak semua Kabupaten Kota yang mengikuti pada Porprov kali ini, hanya sekitar 10 an lebih kurang yang ikut. Karena memang Cabor Pickleball ini baru dipertandingkan di Porprov Sumbar, tapi di PON Aceh-Sumut tahun 2024 kemarin sudah ada," sebut Guru olahraga SDN 49 Payakumbuh itu.
Sebelumnya, Wali Kota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias, saat membuka Porprov ke-XVI untuk Tiga Cabor yang di perlombakan di Kota Bukittinggi, yaitu Pickleball, Wushu dan Dancesport, menyebut baru tahun 2026 ini Porprov bisa dilaksanakan setelah 8 tahun terhenti.
"Sudah 8 tahun tidak ada Porprov, tentu sudah menjadi kerinduan bagi para atlet. Semoga terus berjalan, dengan sistem dibagi diberbagai tempat sehingga bisa berjalan, jika disatukan tempat terasa berat dengan anggaran yang ada, jadi dengan sistem gontong royong ini bisa dilaksanakan pada masa mendatang," sebutnya.
Dikatakannya, Porprov merupakan bentuk kecintaan pemerintah dalam pembinaan olahraga, dan tentu diharapkan lahir atlet yang berprestasi dan bisa mengharumkan nama Sumbar di kancah nasional dan internasional pada masa mendatang. "Kita hargai latihan anak anak kita, maka juri nilailah sesuai dengan penilaian dan tidak boleh ada titip titipan," pintanya.
Dia berharap peraih medali nanti harus tetap berlatih lebih giat dan tekun sehingga bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi dikancah yang lebih tinggi. "Nanti akan ada Medali emas, perak dan perunggu, peraih medali teruslah berlatih sehingga bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi," pintanya.
Pewarta : khatik



Komentar0