Solok-BN-News-Kepedulian Ketua IAD Wilayah Sumatera Barat Ny.Septie Dedie terhadap masyarakat terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok diwujudkan tidak hanya melalui bantuan logistik, tetapi juga pendirian dapur darurat kejaksaan untuk memenuhi kebutuhan makanan warga selama masa tanggap darurat.Senin (28/09)
Ketua IAD Wilayah Sumbar Ny.Septie Dedie beserta jajaran IAD Wilayah Sumbar dengan di dampingi oleh IAD daerah solok, turun langsung ke dapur darurat kejaksaan di aro suka, Ketua IAD Wilayah Sumbar melakukan quality control terhadap makanan yang tengah dipersiapkan sebelum dibagikan kepada masyarakat.
Pemeriksaan dilakukan terhadap kebersihan, kualitas bahan makanan, proses pengolahan, rasa hingga kecukupan gizi. Ketua IAD Wilayah Sumbar Ny.Septie Dedie memastikan seluruh tahapan dilakukan secara cermat karena makanan yang diberikan kepada korban bencana menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat.
“Jangan ada kesalahan sedikit pun dalam urusan makanan, karena bisa mengakibatkan efek yang fatal bagi masyarakat, apalagi mereka adalah korban bencana. Kita ingin membantu meringankan, bukan malah menambah beban dan masalah,” tegas Ny.Septie Dedie.
Arahan tersebut diterapkan secara ketat di Dapur darurat Kejaksaan Negeri Solok. Nurwendah Arumsari, S.H., M.H., mengatakan arahan dari Ketua IAD Wilayah menjadi perhatian utama dalam setiap proses penyediaan makanan bagi masyarakat terdampak.
“Sebagaimana arahan nya, kesalahan sekecil apa pun tidak boleh terjadi. Karena itu, setiap proses harus dipastikan berjalan sebagaimana mestinya, mulai dari bahan, proses memasak, kebersihan sampai makanan siap dibagikan,” ujar Nurwendah Arumsari.
Pasca bencana, Nurwendah Arumsari terpantau rutin berada di tenda dapur kejaksaan, khususnya saat proses memasak berlangsung.
Kehadirannya untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai arahan dan tidak terjadi kesalahan dalam penyediaan makanan.
Setiap hari, Dapur Umum Kejaksaan memproses 400 porsi sarapan pagi berupa nasi goreng, 400 porsi makan siang dan 285 porsi makan malam. Total 1.085 porsi makanan disiapkan setiap hari untuk masyarakat terdampak galodo Kabupaten Solok.
Pendirian dapur umum menjadi bagian dari kepedulian institusi Adhyaksa dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.
Dengan pengawasan langsung dari Ketua IAD Wilayah Sumbar Ny.Septie Dedie hingga Kajari Solok, bantuan makanan diharapkan tidak sekadar memenuhi kebutuhan jumlah porsi, tetapi juga aman, bersih, layak dan mampu meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Dalam kunjungan IAD Pusat melalui ketua IAD Wilayah Sumbar ke dapur darurat kejaksaan di aro suka kabupaten solok Ketua IAD Wilayah Sumbar menyalurkan bantuan terdiri dari 50 unit kasur palembang, 1 ton beras, 9 dus pampers, 5 dus deterjen, 10 dus sarden, 5 dus selimut, 2 dus sajadah, 4 dus handuk, 4 dus mukena, dan 2 dus pakaian dalam.
Bantuan lainnya berupa 60 kilogram gula, 20 lapik telur, 10 dus minyak goreng, 2 dus teh dan 1 dus kopi.
Bjoo7
Sumber :KEPALA SEKSI INTELIJEN KEJARI SOLOK "






Komentar0