Solok-BN-News-Lapas Kelas IIB Solok terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor peternakan.
Salah satu langkah nyata yang kini dilakukan adalah memperluas area pembesaran ayam pedaging dengan menambah kandang baru di kawasan kegiatan kerja.
Pembangunan kandang ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi lahan agar setiap jengkal tanah di lingkungan Lapas Solok dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan nilai ekonomi. Hingga saat ini, progres pembangunan kandang telah mencapai sekitar 50 persen dan terus dikebut agar segera dapat difungsikan.
Kepala Lapas Kelas IIB Solok, Jepri Ginting, turun langsung meninjau perkembangan pembangunan kandang tersebut.
Dalam pemantauannya, Kalapas memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga nantinya mampu mendukung peningkatan kapasitas budidaya ayam pedaging sebagai salah satu program unggulan pembinaan kemandirian.
“Pemanfaatan lahan secara maksimal merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif. Setiap jengkal tanah harus mampu memberikan manfaat, baik sebagai sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan maupun sebagai pendukung ketahanan pangan,” ujar Kalapas.
Dengan bertambahnya kandang pembesaran, Lapas Solok optimistis kapasitas produksi ayam pedaging akan terus meningkat. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi media pembinaan keterampilan bagi warga binaan, tetapi juga mampu memperkuat ketahanan pangan serta mendukung terwujudnya Lapas yang semakin produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Bjoo7


Komentar0