TSOlTfzlGpdoGUGlTpzlTUOiTd==

Kasi Penmad Matamuda di MTsN 7 Lima Puluh Kota

Limapuluhkota, Baritonagarinews.com - Kehadiran Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lima Puluh Kota, H. Rizki Eka Putra, menambah semangat baru bagi puluhan siswa MTsN 7 Lima Puluh Kota di Maek, Kecamatan Bukik Barisan, pada acara Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda), Rabu (15/7).

"Kita memberikan motivasi, semangat dan belajar sungguh-sungguh, jadilah tauladan dilingkungan masyarakat tempat tinggal siswa masing-masing. Jaga nama baik sekolah tempat kita menimba ilmu, sayangi orangtua kita, guru-guru kita," pinta Kasi Penmad, H.Rizki Eka Putra, dihadapan puluhan siswa/i saat menjadi pemateri dalam Matamuda di MTsN 7 Lima Puluh Kota. 

Dia juga menyebut siswa MTsN 7 adalah generasi masa depan yang diharapkan bangsa dan negara. Tidak hanya pandai secara spiritual tetapi memahami cinta tanah air dan mengamalkan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. "Semoga lahir generasi yang tidak hanya kokoh secara spiritual tetapi juga cinta terhadap tanah airnya," pinta Kasi Penmad. 

Kepala Sekolah MTsN 7 Kabupaten Lima Puluh Kota, Hj. Teti Asmarni, M.Pd, menyebut, tahun pelajaran 2026/2027 ini jumlah siswa yang masuk atau yang ikut Matamuda sebanyak 62 orang siswa. "Alhamdulillah siswa kita tahun ini bertambah dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu hanya 42 orang siswa tapi tahun ini mencapai 62 orang siswa baru," sebut Kepsek MTsN 7. 
Dia juga menyebut bara sumber kegiatan Matamuda sejak Senin-Kamis (11-15/7) ini, ada yang dari Puskesmas, Bhabinsa, KUA. "Yang menjadi narasumber kita mulai dari, Kasi Penmad, Puskesmas, Bhabinsa, KUA hingga dari Kecamatan. Yang menjadi pembina upacara pada waktu pembukaan Matamuda, adalah dari Kecamatan," sebutnya. 

Saat ini disampaikan Kepsek MTsN 7, berbagai capaian kemajuan dari sarana prasarana penunjang belajar terus ditingkatkan, kemudian secara akademis siswa MTsN 7 memiliki prestasi yang membanggakan. "Kita bahkan sudah membuat buku dan itu sudah di cetak, berjudul "Cerita Rakyat Di Lembah Seribu Menhir", buku ini disusun oleh tim sekolah MTsN 7. Dan beragam prestasi lainnya dalam berbagai ivent lomba baik tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional," sebutnya. 

Salah seorang murid kelas 7 yang baru masuk dan ikut Matamuda, mengaku senang dan bangga. "Senang, bisa masuk di MTsN ini. Dengan acara ini saya menjadi tau lingkungan sekolah, aturan-aturan sekolah, dan guru-guru serta pegawai sekolah. Kami juga dibekali dengan materi tentang kesehatan, PBB dan juga dari KUA serta hari ini dari Kasi Penmad," ungkapnya senang. 

Pewarta : khatik

Komentar0

Type above and press Enter to search.