Solok – BN-News-Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Solok dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian terus menunjukkan hasil positif. Kali ini, Lapas Solok kembali melakukan penetasan sebanyak 500 butir telur Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) sebagai bagian dari pengembangan program peternakan yang dikelola bersama warga binaan.
Kegiatan penetasan ini merupakan tindak lanjut dari program pembinaan kemandirian di bidang peternakan yang terus dikembangkan Lapas Solok. Setelah berhasil melalui proses penetasan, anak-anak ayam (DOC) yang dihasilkan nantinya akan memasuki tahap pembesaran dan pemeliharaan secara intensif oleh warga binaan di bawah pendampingan petugas.
Dengan dukungan sarana penetasan yang terus dimaksimalkan, Lapas Solok optimistis program peternakan ayam KUB akan semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi pembinaan warga binaan. Program ini juga menjadi bukti bahwa Lapas Solok terus berinovasi dalam menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Dukungan terhadap pengembangan peternakan dan penetasan telur di Lapas Solok sebelumnya juga diperkuat dengan adanya bantuan mesin penetas telur guna meningkatkan kapasitas pembinaan kemandirian warga binaan.
Melalui langkah ini, Lapas Solok tidak hanya membangun keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, dan semangat berwirausaha kepada warga binaan sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Bjoo7




Komentar0