PASAMAN BARAT, baritonagarinews.com — Aula Kantor Wali Nagari Kajai pada Minggu pagi, 3 Agustus 2025, dipenuhi gelak tawa dan keceriaan puluhan anak. Mereka bukan hanya bermain, tetapi juga belajar mengenal diri dan berani mengungkapkan isi hati dalam kegiatan Fun Literacy & Education Day yang digagas oleh mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Andalas (Unand).
Acara dibuka secara formal dengan sambutan dari Ketua KKN Tematik Literasi Unand, dilanjutkan dengan senam pagi bersama untuk membangkitkan energi. Setelah itu, anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok kecil, masing-masing didampingi seorang kakak pembina dari tim KKN.
Game "Ekspresikan Dirimu": Saat Anak Bicara Tanpa Takut Diadili
Setiap kelompok diberikan selembar karton besar yang dibagi menjadi tiga bagian, sticky notes berwarna-warni, dan pena. Ketiga bagian karton itu masing-masing memiliki pertanyaan:
Apa yang membuatmu bahagia?
Apa yang membuatmu sedih?
Apa yang ingin kamu capai?
Anak-anak menulis jawabannya di sticky note, lalu menempelkannya pada bagian yang sesuai. Di sinilah kejujuran dan kepolosan mereka terlihat. Ada yang menulis kebahagiaan sederhana seperti “dipeluk orang tua”, “dipuji”, atau “makan makanan kesukaan”, hingga keinginan besar seperti “dibeliin sepeda” atau “jalan-jalan ke luar kota”.
Pada kolom kesedihan, beberapa jawaban terasa menyentuh: “dimarahi orang tua”, “tidak dapat uang jajan”, “dibanding-bandingkan dengan saudara”, bahkan “ditinggalkan orang tua”. Sementara di bagian cita-cita, anak-anak menuliskan harapan mulai dari yang dekat seperti “juara kelas”, “menang lomba”, “beli HP”, hingga impian besar seperti “kuliah di luar negeri”, “naik haji”, atau “menjadi orang sukses”.
Belajar Menjadi Diri Sendiri
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini bukan sekadar permainan. Ini adalah latihan bagi anak-anak untuk mengutarakan perasaan tanpa takut dihakimi.
“Berani berekspresi adalah langkah awal untuk mengenal dan mencintai diri sendiri. Kami ingin anak-anak di Kajai tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, terbuka, dan siap meraih impiannya,” kata Sultan Chairuman Yahya, Ketua KKN Tematik Literasi Unand.
Literasi yang Menyentuh Hati
Fun Literacy & Education Day membuktikan bahwa literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga mengasah empati, mengelola emosi, dan membangun keberanian. Lewat permainan sederhana, anak-anak belajar bahwa setiap perasaan layak diungkapkan, dan setiap mimpi pantas diperjuangkan.
Dengan wajah-wajah ceria dan sticky notes penuh warna, aula kantor nagari hari itu menjadi saksi kecil lahirnya generasi Kajai yang lebih berani bicara, bermimpi, dan beraksi.***
Redaksi/penulis : Sultan Chairuman Yahya | Ketua KKN Tematik Literasi Unand

Komentar0