Solok – BN-News-Semangat kemandirian terus ditunjukkan oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Solok melalui kegiatan panen sayur pakcoy di lahan kegiatan kerja Lapas Solok. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat. Senin(12/10)
Dengan penuh semangat, warga binaan terlibat langsung dalam proses panen pakcoy yang sebelumnya telah melalui tahapan penanaman dan perawatan.
Mulai dari mengolah lahan, merawat tanaman, hingga tiba saatnya memanen hasil, setiap proses menjadi bagian dari pembelajaran untuk menumbuhkan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta jiwa produktif.
Kegiatan pertanian ini merupakan salah satu program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan oleh Lapas Solok. Melalui pemanfaatan lahan kegiatan kerja, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar bercocok tanam sekaligus memahami pentingnya ketekunan dan kerja keras dalam menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.
Panen pakcoy ini juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang pertanian. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan dapat menjadi bekal berharga ketika kembali ke tengah masyarakat, sehingga mereka mampu hidup mandiri dan memiliki peluang untuk mengembangkan usaha produktif.
Lapas Solok terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang positif, kreatif, dan berkelanjutan. Sebab, setiap benih yang ditanam bukan hanya menghasilkan sayuran, tetapi juga menumbuhkan harapan, keterampilan, dan semangat baru bagi warga binaan untuk menata masa depan yang lebih baik.
By007


Komentar0