Bukittinggi, baritonagarinews.com - Semakin memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang melanda Sumbar, tidak terkecuali Kota Bukittinggi, PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Bukittinggi, bergerak cepat melindungi kesehatan masyarakat dengan membagi bagikan masker kepada pengguna jalan.
Kali ini PMI menggandeng Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bukittinggi, untuk bersama-sama membagi bagikan masker kepada pengguna jalan yang melintas di kawasan Jirek. Aksi bagi-bagi masker yang dilakukan PMI bersama Peradi, mendapat sambutan hangat dari pengguna jalan.
Tampak pengendera motor berhenti untuk menerima masker yang dibagikan relawan PMI. Dan pada umumnya pengguna jalan tidak menggunakan masker. "Terimakasih bapak. Ini sangat membantu kami," ungkap salah seorang pengguna jalan yang menerima masker dari PMI Bukittinggi.
Menurutnya, bau dari kebakaran hutan dan lahan menyengat hidung dan membuat mata menjadi peri. Disamping itu jarak pandang yang semakin berkurang. "Kalau pagi baunya menyengat hidung, dan saat ini tentu dampaknya mata menjadi peri dan lama lama tentu menyebabkan batuk, pilek dan demam," ungkapnya.
Ketua PMI Kota Bukittinggi, Fauzan Haviz, yang turut membagi-bagikan masker pagi itu, menyebut bahwa PMI sejak beberapa hari terakhir hampir rutin membagi-bagikan masker kepada masyarakat terutama yang berkendera dijalan raya.
"Kita sejak beberapa hari terakhir sudah membagi-bagikan masker pada pengguna jalan. Saat ini kita menggandeng Peradi Kota Bukittinggi, semoga melalui bagi bagi masker kini dapat mengurangi dampak akibat kabut asap yang sudah semakin memburuk," ungkap
Tokoh muda Kota Bukittinggi ini, berharap kabut asap ini cepat berlalu. "Harapan kita, kabut asap ini cepat hilang dan masyarakat terhindar dari dampak kabut asap, maka kita himbau masyarakat untuk menggunakan masker saat berada di luar ruangan," harapnya.
Pewarta : Khatik

Komentar0