SOLOK, baritonagarinews.com – Dukungan terhadap pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0309/Solok terus mengalir. Bank Nagari Cabang Solok menyerahkan bantuan 100 sak semen untuk mendukung pembangunan dalam program TMMD yang resmi dibuka di Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Selasa, 13 Oktober 2026.
Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan pimpinan Bank Nagari Cabang Solok kepada Dandim 0309/Solok Letkol Inf Sugeng Riyadi selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-130.
Dukungan ini menjadi bagian dari kolaborasi berbagai pihak untuk membantu menyukseskan pembangunan yang manfaatnya ditujukan langsung kepada masyarakat. Bagi Satgas TMMD, tambahan material tersebut juga mendukung upaya mengoptimalkan pelaksanaan sasaran fisik di tengah keterbatasan anggaran.
Di balik bantuan tersebut, terdapat upaya Dansatgas untuk memastikan setiap pekerjaan memberikan hasil yang maksimal. Letkol Inf Sugeng Riyadi menekankan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengabaikan kualitas maupun manfaat pembangunan bagi masyarakat penerima manfaat.
Menurut Sugeng, selain memaksimalkan potensi dan kemampuan prajurit di lapangan, Satgas juga berupaya memastikan setiap sasaran terlaksana sesuai perencanaan. Bahkan, ketika kondisi memungkinkan, pekerjaan diupayakan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Salah satu contohnya terlihat pada rehabilitasi irigasi Banda Rawang. Dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), pekerjaan rehabilitasi irigasi tersebut direncanakan sepanjang 50 meter. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, masih terdapat sekitar 15 meter bagian irigasi yang perlu diselesaikan agar fungsi saluran dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Satgas kemudian berupaya menyelesaikan bagian yang tersisa tersebut sehingga manfaat rehabilitasi irigasi dapat dirasakan masyarakat secara maksimal. Langkah serupa, menurut Dandim, juga menjadi perhatian dalam pengerjaan jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD.
Bagi masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian, keberadaan irigasi yang berfungsi dengan baik merupakan kebutuhan penting untuk mendukung kelancaran aktivitas pertanian. Karena itu, penyelesaian pekerjaan dengan mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan menjadi salah satu upaya agar pembangunan tidak sekadar memenuhi target administratif, tetapi juga menjawab kebutuhan warga.
Perhatian terhadap kualitas juga diterapkan dalam rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Sugeng menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk rehabilitasi setiap rumah sebesar Rp20 juta, dengan nilai tersebut masih dikenai potongan pajak. Meski demikian, pelaksanaan di lapangan diupayakan menghasilkan rumah permanen yang layak bagi penerima manfaat.
Upaya tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk memberikan hasil pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus menjaga nama baik dan marwah TNI.
Ia menekankan kepada seluruh anggota agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memaksimalkan sumber daya yang tersedia, serta tidak mengabaikan kualitas pekerjaan.
Penyerahan 100 sak semen dari Bank Nagari Cabang Solok diharapkan semakin memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0309/Solok. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana pada akhir tahun lalu.
Melalui semangat gotong royong dan optimalisasi sumber daya, TMMD diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang tidak hanya selesai dikerjakan, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat secara nyata dan berkelanjutan.
Pewarta : Jon Indra

Komentar0