SOLOK KOTA - BN-News-Ka.Upt Samsat Kota Solok Peduli Serahkan Bantuan Bencana Banjir dan diterima Walikota di Halaman Kantor Balaikota Solok Pada Selasa (25/11)
Tampak menghadiri: Walikota Solok,Wawako,Kepala Samsat kota Solok,Kasat Lantas Polres Solok kota,Ka.Jasaharja ,Kanit Regident,Ka.TU Samsat,Ka.Pendapatan Samsat kota Solok beserta Staf dan OPD kota Solok.
Ka.UPT Samsat Kota Solok Andrian menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Solok.
Untuk itu kami memberikan bantuan "Samsat peduli"agar dapat di pergunakan untuk meringankan warga yang terdampak banjir.
Adapun genangan air terpantau di beberapa kawasan, termasuk permukiman warga, jalan lingkungan, dan titik rawan lainnya,"Ujarnya.
Di kesempatan tersebut Selain itu menindak lanjuti kondisi tersebut, Wako Solok akan turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di kota solok terutama kelurahan Tanah Garam untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan warga dalam keadaan aman.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh BPBD dan OPD terkait, Selasa (25/11/25).
Selanjutnya Wako mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Pemerintah Kota Solok terus bergerak cepat mengantisipasi dampak banjir.
Banjir dan Pohon Tumbang.
Banjir Kel. Tanah Garam Kel. KTK Kel. Koto Panjang Kel. Sinapa Piliang ,Pohon Tumbang Kel. Tanah Garam Kel. Kampung Jawa
Sementara itu yang terdampak Banjir :
Kel. Tanah Garam = 480 KK 973 Jiwa 330 rumah ( 62 balita 31 lansia )
Kel. KTK = 51 KK 188 Jiwa ( 11 balita 8 lansia)
Kel. Koto Panjang = 9 KK 41 Jiwa ( 5 balita 3 lansia )
Kel. Sinapa Piliang = 18 KK 73 JIWA ( 15 balita 20 lansia ).
Pohon Tumbang:
Kel. Kampung Jawa menimpa rumah warga a.n Asmi Akmal 1KK 4 JIWA ( Sudah dilakukan pembersihan tapi belum maksimal)
Kel. Tanah Garam, menimpa kabel listrik dan menutupi akses jalan warga ( Sudah selesai )
Total : 559KK 1279 JIWA ( 93 balita 62 lansia).
Kemudian kami ingatkan lagi dan meminta warga tetap berhati-hati dan segera melapor melalui BPBD jika melihat kondisi yang berisiko,” pungkasnya.
007/008.


Komentar0