Babinsa Koramil 09/Gunung Talang, Praka Roli Mulia menyambangi pengrajin perabot milik bapak Ismail dan memberikan motivasi sekaligus saran agar hasil karya kerajinan ini nantinya dapat ditampung dan diterima di pasaran, Kreativitas menembus batas. Barang yang tadinya dipandang sebelah mata ternyata bisa diubah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi tinggi, Seperti yang dilakukan Ismail (35), warga Jorong Sungai Rotan Nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang, Rabu (8/12/2021).
Ismail (35) mengubah kayu seberan sisa-sisa dari pertukangan kayu yang sering digunakan untuk keperluan membuat pintu kusen menjadi sebuah karya seni yang bernilai tinggi. Di tangannya, kayu yang kerap ditaruh di dapur untuk kegiatan memasak ibu-ibu Jorong itu dibentuk dan dirempelas menjadi kursi dan meja belajar untuk sekolah anak anak usia dini berukuran kecil yang apik.
Dirinya mengaku ide awal pembuatan kerajinan berawal dari permintaan warga sekitar untuk anak anaknya, hasilnya, banyak pembeli yang berminat sehingga dijadikan sebagai usaha.
“Sebenarnya tidak terpikirkan oleh saya saya ,ada hal tentang pembuatan barang dari sisa sisa atau limbah bekas membuat pintu lemari dan perabotan lainnya,saya jadi tertarik ingin membuatnya karena di sekitar rumah banyak limbah kayu dari pertukangan yang hanya dibuat kayu bakar”.
Dalam proses pembuatannya Ismail juga menggunakan proses sudah menggunakan mesin akan tetapi untuk bentuk yang sulit masih menggunakan tatah, gergaji, dan sejumlah alat manual lainnya. Saat pembuatan, ia mengaku juga tidak kesulitan.
Untuk pemasaran Ismail sudah melayani lewat pemesanan online untuk wilayah kabupaten solok melalui medsos,bahkan sudah pernah ada order dari sekolah sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Disamping dipasarkan melalui online dia juga memasarkan hasil karyanya di daerah sekitar Nagari Cupak.

Komentar0