![]() |
| Lomba memasak Gulei Lingkitang dan Samba Korambie khas Kajai |
PASAMAN BARAT, BN-News - “Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi membaca dunia,” kata Sultan Chairuman Yahya, Ketua KKN Tematik Literasi Unand 2025 di nagari Kajai, kecamatan Talamau, kabupaten Pasaman Barat saat memberi sambutan pada acara Festival Literasi Kajai 2025 dengan tema "Merangkai Budaya, Seni, dan Kebersamaan Warga Kajai". Demikian keterangan Sultan melalui rilisnya yang diterima redaksi pada Rabu (27/8/2025).
Sultan menceritakan "Pada Senin, 11 Agustus 2025, halaman Kantor Wali Nagari Kajai menjadi pusat kemeriahan. Pagi itu, aroma santan dan rempah menyeruak di udara, berpadu dengan tawa riang warga yang berkumpul dari tiga jorong. Mereka datang bukan sekadar untuk berkumpul, tetapi untuk merayakan Festival Literasi Kajai 2025, sebuah perhelatan yang memadukan budaya, seni, dan semangat literasi dalam satu panggung kebersamaan." katanya.
![]() |
| Pembukaan secara simbolis oleh Camat Talamau |
"Perayaan dimulai dengan lomba memasak makanan khas Kajai Gulei Lingkitang dan Samba Korambie yang langsung memikat perhatian. Acara dibuka secara simbolis lewat pemotongan Kelapa dan Lingkitang, diiringi tepuk tangan meriah para penonton." tambahnya.
Kerja Sama Besar untuk Kajai
Sultan memaparkan "Festival ini merupakan gagasan KKN Tematik Literasi Unand bersama pembimbing KKN sekaligus Kepala Perpustakaan Nagari Kajai, Fero Andika, A.Md.P, yang sejak awal KKN (7 Juli 2025) mengajak seluruh unsur di nagari untuk bergotong royong. Dukungan mengalir dari Perpusnas RI, Pj. Wali Nagari Kajai, Ketua TP PKK Nagari Kajai, perangkat nagari, tokoh masyarakat, pemuda, hingga KKN reguler Unand." terangnya.
Perpustakaan Baru, Semangat Baru
"Setelah lomba memasak yang diikuti 15 tim dari tiga jorong, acara dilanjutkan dengan momen penting: Re-Opening Perpustakaan Nagari Kajai. Peresmian dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Muharram, disaksikan oleh pejabat daerah dan tamu undangan, di antaranya Sekretaris Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Kepala Bamus Nagari Kajai, Forum Penggiat Literasi Pasaman Barat, Kepala Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah, serta Kepala Perpustakaan dan TBM sePasaman Barat." bebernya.
![]() |
| Peresmian perpustakaan dan pemberian NPP dari kepala dinas kearsipan dan perpustakaan daerah pasaman barat kepada ibu pj wali nagari dan kepala perpustakaan nagari Kajai. |
"Perpustakaan ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran dan ruang kreativitas masyarakat, terutama generasi muda." tambahnya.
Apresiasi untuk Para Juara
"Festival Literasi Kajai juga menjadi ajang penganugerahan bagi para pemenang lomba yang telah dilaksanakan sebelumnya, yakni:
- Lomba Mewarnai Tingkat TK
- Lomba Baca Puisi Tingkat SD
- Lomba Menulis Cerita Berbasis Buku Bacaan Tingkat SMP
![]() |
| Pengumuman juara dan awarding kepada pemenang lomba literasi (lomba mewarnai, lomba baca puisi dan lomba menulis cerita berbasis buku bacaan). |
Sekitar 100 peserta dari Nagari Kajai dan Kajai Selatan menerima penghargaan atas kreativitas dan usaha mereka." terang Sultan.
Panggung Budaya dan Hiburan
"Sore hingga malam hari, lapangan di depan kantor wali nagari dipenuhi warga untuk menyaksikan lomba karaoke lagu Minang tingkat umum dengan peserta lebih dari 40 orang. Selain menghibur, kegiatan ini menjadi bentuk literasi budaya yang menjaga warisan seni musik daerah." katanya.
![]() |
| Lomba karaoke Lagu Minang |
Lebih dari Sekadar Perayaan
Sultan berkesimpulan "Festival Literasi Kajai 2025 membuktikan bahwa literasi dapat tumbuh di tengah masyarakat, bukan hanya di dalam buku, tetapi juga di dapur tradisional, di panggung seni, dan di ruang kebersamaan. Di Kajai, literasi adalah kehidupan itu sendiri."
Ucapan yang Menghangatkan Hati
"Menutup rangkaian acara, Fero Andika, A.Md.P, selaku pembimbing KKN sekaligus Kepala Perpustakaan Nagari Kajai, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada seluruh mahasiswa." kutip Sultan.
“Saya sangat berterima kasih atas dedikasi, waktu, dan tenaga yang telah kalian berikan untuk nagari ini. Banyak yang sudah kalian tinggalkan sebagai jejak kebaikan, dari program literasi hingga penguatan budaya. Jujur, ada rasa sedih karena tinggal seminggu lagi kalian akan kembali ke kampus. Tapi yakinlah, apa yang kalian tanam di sini akan terus tumbuh, dan masyarakat Kajai akan selalu mengingat jasa kalian,” ucapnya dengan penuh haru.
Kontributor: Sultan Chairuman Yahya | Ketua KKN Tematik Literasi Unand






Komentar0